JAKARTA – PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) sepanjang 2024, membukukan laba bersih Rp113,18 miliar atau menurun 13,22 persen dibandingkan dengan capaian di 2023 yang sebesar Rp130,42 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan PANS untuk periode 31 Desember 2024 yang dikutip Kamis (20/2), emiten milik PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) ini mencatatkan total pendapatan Rp369,16 miliar atau merosot 6,93 persen dibandingkan Tahun Buku 2023 yang mencapai Rp396,66 miliar.
Di tengah penurunan revenue tersebut, PANS hanya bisa menekan total beban usaha di 2024 sebesar 4,95 persen (year-on-year) menjadi Rp211,8 miliar, sehingga laba usaha di sepanjang 2024 hanya sebesar Rp157,36 miliar atau menurun 9,48 persen (y-o-y).
Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan yang dicatatkan Panin Sekuritas untuk periode berakhir 31 Desember 2024 sebesar Rp154,36 miliar atau lebih rendah dibandingkan dengan perolehan di sepanjang 2023 yang sebesar Rp170,45 miliar.
Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2024 yang sebesar Rp36,26 miliar, maka laba tahun berjalan yang dibukukan PANS menjadi Rp118,11 miliar atau merosot 14,42 persen (y-o-y).
Adapun besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 2024 sebesar Rp113,18 miliar atau menurun 13,22 persen (y-o-y).














