PermataBank terus menerapkan pendekatan proaktif untuk manajemen risiko, sebagaimana tercermin dalam kualitas asetnya. Rasio Non Performing Loan (NPL) Gross dan Net membaik masing-masing menjadi 1,0% dan 0,3% pada 31 Maret 2014 dari 1,3% dan 0,4% pada tahun sebelumnya.
PermataBank mempertahankan tingkat permodalan yang kuat terhadap Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) dan mengakhiri periode dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 14,5%. Ekuitas pemegang saham tumbuh 25% yoy menjadi Rp. 16,0 triliun pada akhir Maret 2014, didorong oleh Rights Issue pada awal 2014.













