JAKARTA – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) selama enam bulan pertama tahun ini, membukukan laba bersih USD7,65 juta atau meningkat 3,52 persen dibandingkan dengan capaian di Semester I-2024 yang senilai USD7,39 juta.
Berdasarkan laporan keuangan RATU untuk periode berakhir 30 Juni 2025 yang dikutip Senin (4/8), emiten milik pengusaha Hapsoro “Happy” Sukmonohadi ini mencatatkan pendapatan USD25,15 juta atau melorot 10,05 persen dibandingkan dengan Semester I-2024 yang mencapai USD27,96 juta.
Namun selama enam bulan pertama di 2025, RATU berhasil menekan beban pokok pendapatan hingga 18,62 persen (year-on-year) menjadi USD13,33 juta.
Dengan demikian laba bruto di Semester I-2025 meningkat 2,07 persen (y-o-y) menjadi USD11,82 juta.
Sayangnya, pada paruh pertama tahun ini perseroan hanya mencatatkan laba sebelum pajak penghasilan senilai USD13,13 juta atau menurun 3,88 persen (y-o-y).
Penurunan ini terutama disebabkan perolehan bagian laba entitas asosiasi yang anjlok 18,29 persen (y-o-y) menjadi USD2,77 juta.
Ditambah lagi dengan adanya beban umum dan administrasi di Semester I-2025 yang membengkak hingga 154,51 persen menjadi sebesar USD609,31 ribu dari senilai USD239,4 ribu pada Semester I-2024.













