Adapun besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di Semester I-2025 senilai Rp10,98 triliun atau menurun 6,63 persen dibandingkan dengan laba bersih di paruh pertama 2024 yang sebesar Rp11,76 triliun.
Per 30 Juni 2025, jumlah ekuitas TLKM tercatat Rp148,36 triliun atau tersungkur 8,7 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang mencapai Rp162,49 triliun.
Hingga akhir Semester I-2025, total liabilitas terpantau membengkak 6,01 persen (year-to-date) menjadi Rp145,44 triliun, yang didominasi kewajiban jangka pendek Rp85 triliun.
Akibat penurunan cukup signifikan pada akun ekuitas tersebut, maka total aset TLKM per 30 Juni 2025 menjadi Rp293,8 triliun atau menurun 1,96 persen (y-t-d), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa Rp33,19 triliun atau merosot 2,12 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp33,91 triliun














