JAKARTA – PT Temas Tbk(TMAS) sepanjang 2024, membukukan laba bersih Rp673,36 miliar atau menurun 13,96 persen dibandingkan dengan capaian di 2023 yang sebesar Rp782,62 miliar, terutama disebabkan oleh peningkatan beban jasa.
Berdasarkan laporan keuangan TMAS untuk periode berakhir 31 Desember 2024 yang dikutip Kamis (27/2), emiten pelayaran di bawah kendali PT Temas Lestari ini mencatatkan pendapatan jasa sebesar 4,34 triliun atau meningkat tipis 0,7 persen dibandingkan dengan Tahun Buku 2023 yang sebesar Rp4,31 triliun.
Di tengah penurunan omzet yang terbatas tersebut, Temas Line justru mencatatkan lonjakan beban jasa di 2024 sebesar 7,84 persen (year-on-year) menjadi Rp3,44 triliun, sehingga laba bruto untuk Tahun Buku 2024 menjadi Rp900,19 miliar atau melorot 19,19 persen (y-o-y).
Sementara itu, laba usaha TMAS di sepanjang 2024 tercatat Rp917,89 miliar atau menurun 5,02 persen (y-o-y).
Adapun laba sebelum pajak penghasilan pada tahun lalu sebesar Rp811,76 miliar atau lebih rendah dibandingkan Tahun Buku 2023 yang sebesar Rp850,82 miliar.
Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2024 sebesar Rp90,26 miliar, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan TMAS menjadi Rp721,5 miliar atau merosot 11,45 persen (y-o-y).














