Berdasarkan laporan keuangan TUGU, total pendapatan selama periode Januari-September 2024 mencapai Rp3,16 triliun atau meningkat 15,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2023 sebesar Rp2,74 triliun.
Laba tahun berjalan yang dicatatkan TUGU selama periode Januari-September 2024 hanya Rp591,52 miliar atau menurun 48 persen (y-o-y).
Manajemen TUGU menyebutkan, hal ini dikarenakan adanya pendapatan lain-lain atas hasil penyelesaian kasus litigasi dengan Citibank di 2023 sebesar Rp1,1 triliun (Rp867,8 miliar setelah pajak dan beban lainnya).
Adapun besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas di periode Januari-September 2024 hanya senilai Rp551,67 miliar atau menurun 50,9 persen dibandingkan dengan laba bersih di periode yang sama 2023 sebesar Rp1,12 triliu.
Tanpa memperhitungkan one-off gain dari kasus Citibank, core profit Tugu Insurance dari operasional tetap mengalami pertumbuhan 120 persen (y-o-y) dari Rp269 miliar pada sembilan bulan pertama 2023 menjadi Rp592 miliar pada periode yang sama di 2024.














