Tetapi, besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk periode yang berakhir 20 Juni 2021 adalah senilai Rp10,42 miliar.
Sejalan dengan penurunan laba bersih tersebut, maka laba per saham dasar PEHA hingga akhir Semester I-2021 hanya senilai Rp12 per lembar.
Padahal di periode yang sama setahun sebelumnya masih sebesar Rp32 per saham.
Hingga akhir Juni 2021, total liabilitas PEHA tercatat meningkat menjadi Rp1,22 triliun dari Rp1,18 triliun per 31 Desember 2020.
Sedangkan, total ekuitas perseroan tercatat menurun menjadi Rp737,47 miliar dibanding posisi per akhir Desember 2020 yang meraih sebesar Rp740,91 miliar.













