Hingga akhir September 2024, total EBITDA perusahaan fast moving consumer goods (FMCG) ini hanya sebesar Rp4,58 triliun atau ambles 28,65 persen dibandingkan dengan EBITDA per akhir Kuartal III-2023.
Per 30 September 2024, jumlah ekuitas UNVR tercatat sebesar Rp3,44 triliun atau mengalami kenaikan 1,77 persen dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2023 yang senilai Rp3,38 triliun.
Hingga akhir Kuartal III-2024, total liabilitas UNVR terpantau bisa ditekan 1,28 persen (year-to-date) menjadi Rp13,11 triliun, namun masih didominasi oleh kewajiban jangka pendek yang mencapai Rp11,08 triliun.
Dengan demikian, total aset per 30 September 2024 menjadi Rp16,54 triliun atau menurun 0,72 persen (y-t-d), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa Rp539,64 miliar atau menurun signifikan 47,1 persen (y-t-d).
Apabila mengacu pada cash flow UNVR untuk periode Januari-September 2024, penurunan kas tersebut utamanya dikarenakan arus kas bersih dari aktivitas operasi yang melorot 46,3 persen menjadi Rp2,83 triliun dari Rp5,27 triliun pada periode yang sama di 2023.














