Pemerintah terus menyediakan akses listrik bagi seluruh rakyat Indonesia, dimana Timi menjadi salah satu kampung di Papua yang menerima bantuan pemasangan LTSHE.
LTSHE merupakan salah satu solusi pra elektrifikasi yang diupayakan oleh pemerintah bagi daerah yang belum terjangkau akses listrik.
Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur EBTKE Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi saat Peresmian Pemasangan LTSHE di Kabupaten Yahukimo dan Lanny Jaya di Wamena, Papua, Sabtu (26/2) mengungkapkan bahwa pada dasarnya kegiatan pra elektrifikasi ini dilakukan agar APBN benar-benar dirasakan oleh rakyat.
“Prinsip Pemerintah, penggunaan APBN manfaatnya harus dapat dirasakan langsung oleh rakyat. LTSHE ini sebagai program pra elektrifikasi sebelum jaringan listrik PLN bisa masuk,” ujarnya.
Lampu LTSHE yang dibagikan memiliki beberapa keunggulan, yakni mudah dipasang (plug n play), lampu menggunakan LED sehingga lebih terang.
Selain itu, lampu LTSHE juga bisa digunakan untuk senter, pengaturan cahaya lampu LED secara otomatis, dan daya tahan lama, serta bisa digunakan sebagai charger HP.
Komponen 1 set LTSHE terdiri atas:
– 1 (satu) buah modul surya, 20 Wp
– 4 (empat) buah lampu LED, <= 3 Watt beserta baterai lithium













