Lebih jauh, Habiburokhman menjelaskan hingga saat ini PT.DI terus melakukan pembenahan dilakukan terutama di sektor finansial, operasional, sumber daya manusia (SDM), dan teknologi informasi guna menjadikan PTDI yang sustainable dan terdapat juga delivery yang tepat waktu baik untuk pesawat dan helikopter untuk customer dalam dan luar negeri. “Contohnya penyerahan helikopter Bell 412 EP pesanan TNI AD dan Polri/Polud yang tepat waktu; penyerahan CN295 TNI AU yang bahkan mendahului jadwal dalam Kontrak; penyerahan CN235-220 MPA TNI AL yang tepat waktu; dan penyerahan CN235-220 ke Afrika yang tepat waktu,” paparnya.
Kerja professional, tambah dia telah ditunjukan oleh pihak PT DI untuk mengerjakan sejumlah pesawat pesanan berbagai tipe, dan selama ini tidak ada masalah karena persoalan teknis diselesaikan secara professional. Bahkan, langkah dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pesawat berbagai jenis pun telah terus dilakukan oleh pihak PTDI, seperti beberapa contoh misalnya, pesawat NC212-400 Thai (MOAC: Ministry of Agricultural and Cooperatives).
Pengembangan NC212-200 ke NC212- 400 (engine/cockpit redesign) dimulai sejak 2011 dengan aktivitas iterasi kerjasama engineering antara Airbus Military, Spain dengan PTDI dan transfer fasilitas produksi dan engineering data NC212-400 ke Bandung.














