DENPASAR, BERITAMONETER.COM – Pemerintah provinsi Bali mulai gerah dengan perilaku nakal wisatawan Asing. Belum lama ini, sejumlah warga negara asing berbuat onar dan mengeroyok sekuriti di Finns Beach Club, Kuta Utara, Badung, Bali.
Gubernur Bali, Wayan Koster mengaku kewalahan menghadapi ulah nakal para wisatawan. Pihaknya pun mengajak Polda Bali untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menanggulangi tantangan kepariwisataan, termasuk menertibkan wisatawan mancanegara yang nakal.
“Bali sebagai destinasi wisata dunia menghadapi berbagai tantangan seperti jaringan narkoba, kasus prostitusi, perkelahian dengan warga lokal dan geng Rusia yang menculik warga negara asing Ukraina,” ujar Koster
Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) meminta Pemerintah Provinsi Bali untuk bisa lebih selektif dalam menerima kunjungan wisatawan asing. LBP pun mendukung Pemprov Bali untuk mendeportasi wisatawan yang tidak berkualitas.
“Turis-turis yang tidak berkualitas dideportasikan saja dari sini,” tegas Luhut saat doorstop dengan media di Gedung Kerta Sabha, Denpasar, Kamis (26/2).
LBP menambahkan bahwa saat dirinya masih menjabat sebagai Menko Marvest, kebijakan tentang pemulangan wisatawan yang nakal sudah dilakukan. Turis asing yang bisa dideportasi di antaranya memiliki masalah hukum di Indonesia seperti penyalahgunaan narkoba, perkelahian hingga aktifitas investasi yang merugikan UMKM lokal.













