Padahal, kata Mantan Ketua Komisi II DPR, dalam sebuah negara maju, ada 3 ukuran yang menjadi indikator, pertama aspek pertahanannya kuat, kedua-ekonominya tumbuh pesat dan ketiga-Sektor olahragnya maju. “Seharusnya, kalau kita bicara soal SDM, mestinya olahraga menjadi bidang yang utama,” tuturnya.
Lebih jauh Menpora sepakat untuk menyusun program dan kegiatan bidang kepemudaan yang berfokus kepada kemandirian dan kewirausahaan pemuda, untuk mendukung pemulihan ekonomi paska pandemi dan pemanfaatan bonus demografi.
Dalam rapat antara Menpora dan Komisi X DPR telah disepakati bahwa pagu sementara pada RAPBN 2023 sebesar Rp2.530.093.157.000. Dengan rincian, sebagai berikut:
1.Sekretariat sebesar Rp299.284.038.000.
2.Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Rp57.000.000.000
2.Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, yakni Rp114.238.000.000
3.Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, yakni Rp470.502.632.000
4.Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, yakni Rp1.589.068.487.000. ***














