Tahun depan, Maryono menargetkan akan 1.200 calon developer muda yang akan dilahirkan HFC lewat aneka program pendidikan dan pelatihan. “Lahirnya wirausahawan diharapkan bisa mendorong iklim investasi, kompetisi yang berkualitas dan dinamis sehingga melahirkan beragam inovasi di bisnis properti yang kian dinamis yang dapat memajukan industri properti,” kata Maryono.
Mantan Dirut Bank Century ini menambahkan bahwa HFC BTN mampu melahirkan developer baru yang bisa mendongkrak kapasitas bangun pengembang yang saat ini sekitar 250 ribu higga 400 ribu unit per tahun. Kapasitas tersebut tidak sebanding dengan kebutuhan rumah yang mencapai 800 ribu unit per tahun. “Kami optimistis program ini bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kesenjangan pasokan properti dan bukti dukungan Bank BTN dalam program sejuta rumah yang diinisiasi pemerintahan Joko Widodo-JK,” ujarnya.
Sebagai catatan, hingga Triwulan III/2017, Bank BTN telah merealisasikan kredit senilai total Rp50,94 triliun untuk 466.251 unit rumah. Kredit tersebut mengalir lewat skema subsidi ke 319.798 unit rumah dengan nilai total 22,2 trilun, sementara kredit untuk rumah non subsidi mencapai Rp28,74 triliun untuk 146.453 unit rumah. Adapun tahun ini Bank yang sebelumnya bernama Postpaarbank ini membidik target KPR untuk 666.000 unit rumah dalam rangka menyukseskan program satu juta rumah. ***eko















