CASA pada akhir Desember 2020 berada di level 68,4 persen atau meningkat 160 bps.
“Upaya perseroan dalam peningkatan CASA berhasil menekan biaya DPK, selanjutnya diteruskan oleh bank kepada nasabah dalam bentuk penurunan suku bunga kredit,” ujar Royke dalam keterangan resmi BBNI.














