Padahal, Rahayu menambahkan program padat karya masih diperlukan seperti program pemerintah selama ini untuk mengurangi pengangguran. Terkait dengan materi RUU Pertembakauan, Rahayu meminta stakeholders terkait untuk memberikan data lebih komprehensif untuk memverifikasi data yang telah ada.
“Data yang kami butuhkan adalah tentang tingkat ekonomi atau kesejahteraan petani tembakau dan komposisi antara rokok putih dan rokok kretek di Indonesia,” pungkasnya. **can












