Saleh menegaskan itulah bedanya politik kekuasaan dengan politik kebangsaan. Politik kekuasaan memang memprioritaskan kepentingan kelompok. “Tentu tidak salah, karena orang berpolitik itu memang mencari kekuasaan. Kalau tak mencari kekuasaan ya, jadi tokoh agama saja,” imbuhnya. ***













