JAKARTA-Pencegahan banjir tidak harus membangun gorong-gorong, namun bisa dilakukan dengan cara menanam tanaman yang tepat pada daerah-daerah rawan.
Salah satu tanaman vetiver mampu mencegah longsor dan erosi karena dapat menahan gempuran aliran hujan deras dan menjaga kestabilan tanah.
“Akar serabut vetiver yang mempunyai nama latin Chrysopogon zizanioides dan nama lokal akar wangi mampu menembus ke dalam tanah hingga 2-4 meter dan mengikat partikel-partikel tanah,” kata Peneliti dari Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Titut Yulistyarini di Jakarta, Senin (7/1/2020).
Vetiver atau akar wangi atau narwastu yang merupakan sejenis rumput yang berasal dari India memiliki batang yang kaku dan keras. Jika ditanam, tumbuhan dari family Poaceae ini tumbuh seperti pagar yang rapat dan mampu menahan aliran air permukaan.
“Dengan permukaan tanah yang ditanami vetiver akan terlindungi dari gempuran air hujan yang deras,” tuturnya.
Tanaman vetiver toleran tumbuh pada ketinggian 500-1.500 meter di atas oermukaan laut, dengan suhu 17-27 derajat celsius dan curah hujan 500-2.500 mm per tahun. Tapi, akar wangi juga bisa tumbuh di lahan marginal, kering dan tercemar.














