“Dengan dukungan lebih dari 9 ribu investor, kami berkomitmen untuk mempertahankan kepercayaan yang telah diberikan dan terus meningkatkan kinerja perusahaan. Kami optimistis bahwa HILL dapat menjadi perusahaan jasa pertambangan nikel terdepan dan turut berkontribusi dalam pengembangan industri nikel di Indonesia,” papar Hersan di Jakarta, Rabu (1/3).
Berdasarkan Prospektus IPO HILL, sebesar 55 persen dana hasil IPO —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk modal kerja PT Hillconjaya Sakti yang merupakan anak usaha penerima pinjaman HILL kepada sejumlah bank.
Sisanya, sebesar 45 persen juga akan diberikan kepada Hillconjaya Sakti sebagai modal kerja












