JAKARTA-Saat memulai transaksi perdana pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, harga saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang ditawarkan Rp100 per lembar langsung menguat sebesar 35 persen atau menyentuh batas atas titik autorejection di level Rp135.
Saham ADMR yang ditawarkan seharga Rp100 per lembar tersebut langsung bergerak menguat ke posisi Rp135 per saham, dengan volume transaksi di menit pertama perdagangan sebanyak 17,43 juta saham dan nilai transaksi tercatat Rp2,35 miliar.
Adapun frekuensi transaksi terpantau sebanyak 662 kali.
Berdasarkan Prosepktus IPO, ADMR melepas saham sebanyak 6.048.580.000 lembar bernilai nominal Rp100 per saham atau setara dengan 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.
Karena adanya kelebihan permintaan (oversubscribed) ADMR telah menawarkan sebanyak 16,37 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Menurut keterangan ADMR yang dilansir di Jakarta, Senin (3/1), pada pelaksanaan penawaran umum tercatat mengalami kelebihan permintaan saham (oversubscribed) sebanyak 179 kali dari porsi penjatahan terpusat.
Pada aksi korporasi ini, ADMR menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia sebagai penjamin pelaksana emisi Efek.















