“Jika petaninya sakit, tentu ketahanan pangan juga akan lemah. Jadi, kesehatan dan ketahanan pangan saling mendukung satu sama lain,” ungkap dia.
Lebih lanjut, Jessicha mengatakan, perlu adanya sinergisitas yang kuat antara pemerintah dan masyarakat untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
Menurut dia, ketahanan pangan dan kesehatan harus dijadikan prioritas dalam setiap kebijakan pembangunan nasional.
“Pemerintah harus terus mengembangkan program-program yang mendukung kemandirian pangan, seperti bantuan bagi petani, subsidi pupuk, serta inovasi dalam teknologi pertanian. Di sisi lain, masyarakat juga perlu terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan yang mandiri dalam produksi pangan,” pungkas Jessicha.















