Dia pun berkilas balik tentang awal mula dirinya, dan beberapa nasabah BPR Jepara Artha yang mengetahui bahwa ada permasalahan di bank tersebut.
“Awalnya saya mau menyetor tabungan saya di bulan Agustus 2023, tapi ditolak oleh bank. Ada juga nasabah yang mau menarik simpanannya tetapi dibatasi hanya Rp500.000 saja dan itu pun dibatasi hanya sekitar 100 nasabah per hari, nasabah ya jelas panik karena dananya tidak bisa ditarik semua, tapi untungnya ada LPS ya.” tambahnya.
Senada dengannya, H. Achmad Chusairi seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara dan juga Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kabupaten Jepara mengungkapkan hal yang sama.
“Masalah sudah terlihat pada saat saya datang di bulan Oktober 2023, dimana nasabah tidak bisa lagi melakukan transaksi di Bank, terkecuali bagi yang membayar kewajibannya. Saya banyak mengikuti berita juga, dan disebutkan LPS akan menanggung simpanan saya. Kemudian persyaratan juga sudah saya penuhi, asalkan syaratnya lengkap prosesnya pun cepat,” jelasnya.
Dia juga mengaku tidak jera untuk kembali menabung di bank, apalagi menurutnya ada LPS yang akan menjamin simpannya di bank.
“Setelah pencairan, simpanan saya tetap ditabung baik untuk pribadi maupun organisasi saya, rekening saya ada 4 dan saya tabung lagi semua. Saya akan selalu menabung di bank apalagi ada LPS yang jamin,” ujarnya.













