Lebih lanjut Budi menuturkan ada kemungkinan proyek tersebut menggunakan alternatif pembiayaan lain pada tahun depan, yang saat ini tengah didiskusikan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Kami sudah memberikan surat jaminan bahwa proyek ini direncanakan oleh Kemenhub dan dilaksanakan oleh PT Adhi Karya dengan opsi pembayaran sebagian dari APBN tahun ini dan untuk tahun depan ada beberapa alternatif pembiayaan yang didiskusikan dengan seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) seperti Bappenas dan Kemenkeu,” katanya.
Budi berharap pengoperasian LRT akan membantu masyarakat Bogor, Depok dan Bekasi untuk mendapatkan transportasi yang nyaman, yang juga akan terintegrasi dengan MRT.
Sementara itu, pengerjaan LRT tahap pertama meliputi rute Cibubur-Cawang sepanjang 14,5 kkilometer yang telah mencapai progres 17 persen, Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,1 kilometer mencapai progres 12 persen, dan Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 kilometer dengan progres sekitar dua persen. ***













