JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang menimbulkan beberapa masalah yang perlu segera dicarikan solusinya.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Demoktar, Lucy Kurniasari mengungkap 7 poin yang segera dicarikan jalan keluarnya.
Pertama, sudah ribuan siswa dilaporkan mengalami keracunan makanan setelah mengkonsumsi paket MBG di berbagai daerah.
Dugaan keracunan dipicu masalah kebersihan dan higienitas makanan yang buruk, serta kualitas makanan yang tidak layak konsumsi.
Dua, masih ditemukan gizi menu yang disediakan tidak sesuai standar, dengan kandungan protein dan vitamin yang rendah.
Tiga,menu MBG tidak selalu mengutamakan bahan segar dan justru menggunakan pangan ultra-proses yang tinggi gula, lemak, dan garam, yang dapat memicu obesitas dan penyakit tidak menular lainnya.
Empat, kualitas makanan diragukan, termasuk kurangnya keragaman menu.
Lima, penggunaan wadah makanan yang berbeda-beda standar, dari wadah stainless steel hingga plastik tipis yang mengandung bahan kimia berbahaya, menunjukkan tidak adanya standarisasi layanan.
Enam, proses rekrutmen Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dianggap tidak transparan, dengan masalah seperti hilangnya nama peserta setelah lulus.















