Di antaranya adalah Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos); Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG); serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kota Denpasar.
Ali dan tim pun bermitra dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali untuk menyediakan informasi pariwisata.
Dalam sistem kerjanya, terang Ali, smartpole akan menangkap informasi yang diperbarui secara berkala oleh setiap instansi dengan menggunakan antena.
Data-data tersebut kemudian akan masuk ke sistem server Visionaries, untuk selanjutnya diolah dan ditampilkan melalui monitor yang terpasang sebagai rangkaian pada tiang cerdas.
“Kami mengoperasikannya dengan bantuan (bahasa pemrograman) Python,” ungkap mahasiswa angkatan 2022 ini.
Smartpole yang didesain oleh tim asal Departemen Teknik Eletro ITS ini pun menyajikan sejumlah fitur-fitur inovatif.
Fitur dengan tajuk Bali Today! memberikan informasi kepada masyarakat dan wisatawan terkait destinasi wisata di Provinsi Bali.
Masih terkait dengan pariwisata dan ekonomi lokal, terdapat fitur Smart Ads yang bisa dimanfaatkan oleh pebisnis setempat untuk mempromosikan usahanya secara luas.
Tak hanya itu, ada fitur Early Warning System (EWS) sebagai peringatan dini bencana khususnya tsunami dan gempa bumi yang terintegrasi dengan alarm.












