Oleh karena itu, sambung Mahfuz, dirinya menyarankan Almuzammil tidak perlu berkomentar sana-sini soal Fahri. “Biarkan proses hukum yang menyelesaikan. Ketika 5 petinggi PKS yang digugat Fahri menolak mediasi (ishlah), ya artinya urusan ini diselesaikan lewat jalur hukum positif,” imbuhnya.
Sebelumnya Ketua DPP PKS bidang Polhukam, Almuzamil Yusuf, kemarin (selasa/21 juni) di beberapa media menyatakan bahwa PKS merasa lebih baik dan lebih solid tanpa fahri hamzah.
Muzamil pun menjelaskan lagi alasan PKS memecat Fahri yang berujung pada sengketa hukum yg masih berlangsung sampai sekarang. “Ocehan Muzamil ini menunjukkan niat aslinya. Memang sejak awal niatnya mau singkirkan Fahri Hamzah,” ungkapnya.
Dengan ucapannya, Muzamil ingin mengatakan bahwa selama ada di PKS, Fahri itu menjadi sumber masalah yang mengganggu kebaikan dan kesolidan PKS. Lalu ketika ada pergantian kepemimpinan muncul pikiran sementara pihak di dalam PKS untuk menyingkirkan Fahri dari berbagai posisinya. Alasan untuk itu dicari-cari kemudian. “Dilalahnya karena Fahri tidak terima begitu saja, lalu mereka ambil keputusan pemecatan,” jelasnya.














