Bank DBS juga memanfaatkan kekuatan digitalnya untuk memajukan agenda pembangunan berkelanjutan, dengan inovasi yang ditujukan untuk mempromosikan inklusi keuangan serta melipatgandakan dampak sosialnya.
Bank DBS meluncurkan HeveaConnect, sebuah pasar digital untuk komoditas karet yang dibudidayakan secara berkelanjutan, dan terus mengembangkan layanan khusus untuk perangkat mobile (mobile-only offering), digibank, di India dan Indonesia, serta membuka akses untuk layanan perbankan agar mampu menjangkau dan memperoleh lebih banyak pelanggan di kedua pasar tersebut.
Di bidang pengembangan pembiayaan berkelanjutan, DBS menyediakan pinjaman untuk usaha ramah lingkungan (green loans), pinjaman yang dikaitkan dengan kinerja berkelanjutan (performance-linked loans) serta pembiayaan bagi energi terbarukan, yang mencapai lebih dari 2,4 miliar dolar Singapura pada tahun 2018.
Tahun ini, Bank DBS telah menandatangani perjanjian pemberian pinjaman dana terkait program pembangunan berkelanjutan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) dengan Chew’s Agriculture, produsen telur terkemuka di Singapura, serta pemberian pinjaman berkelanjutan pertama di Taiwan kepada produsen elektronik, AU Optronics.
DBS adalah bank pertama di Asia Tenggara yang dimasukkan ke dalam Indeks Berkelanjutan Dow Jones untuk Asia-Pasifik (Dow Jones Sustainability Index Asia-Pacific), serta menjadi bank pertama di Singapura yang menjadi anggota FTSE4Good Global Index. Sejak 2018, Bank DBS juga diikutsertakan dalam Indeks Kesetaraan Gender Bloomberg (Bloomberg Gender-Equality Index).













