Sementara itu, layanan penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Denpasar, Bali, besok, Kamis (30/11) mendatang akan beroperasi kembli dengan beberapa penyesuaian pada schedule penerbangan. “Kembali beroperasinya penerbangan dari Denpasar, Bali per malam hari ini merupakan langkah maskapai untuk meminimalisir penumpukan penumpang. Untuk itu kami himbau kepada seluruh penumpang untuk mengecek secara berkala schedule penerbangannya” tegas Hengki.
Lebih lanjut Hengki mengungkapkan PT Garuda Indonesia akan terus memonitor lebih lanjut pergerakan sebaran abu vukanik Gunung Agung tersebut untuk memastikan kesiapan operasional penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Denpasar maupun Lombok dapat berjalan dengan lancar.
Sementara itu, untuk mengantisipasi penumpukan penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan erupsi Gunung Agung tersebut, Garuda Indonesia juga menyediakan dua layanan ekstra flight terdiri dari 2 penerbangan Surabaya – Jakarta vv pada hari ini, Rabu, (29/11).
Selain itu, pada pagi ini Garuda Indonesia juga menggunakan bigger aircraft untuk memaksimalkan kapasitas penumpang pada penerbangan Lombok – Jakarta vv.
Pengoperasian layanan penerbangan ekstra tersebut merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia untuk memastikan kebutuhan penumpang untuk layanan penerbangan dari dan menuju destinasi yang terdampak tetap terakomodir dengan baik, khususnya melalui alternatif rute penerbangan lain”.














