Norman Matthieu Vanhaecke, Pejabat Eksekutif Tertinggi Grup Cradle, menekankan bahwa “Cradle merasa bangga untuk memimpin upaya ini dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ASEAN melalui inovasi. Platform ini lebih dari sekadar teknologi itu sendiri.
Inilah segala sesuatu tentang menciptakan peluang dalam ekosistem perusahaan rintisan, memperkuat kemitraan, dan mengungkap potensi perusahaan rintisan ASEAN.
Selain basis data regional, platform tersebut akan menyelenggarakan beberapa program regional yang bertujuan memperkuat kolaborasi lintas batas di kalangan Negara Anggota ASEAN dan mitra dialog seperti Korea Selatan dan Tiongkok,” lanjut Norman.
ASEAN Startup Initiative, yang disetujui pada tahun 2023, mengangkat Cradle berdasarkan mandat MOSTI untuk memimpin implementasinya. Inisiatif ini berfokus dalam mengembangkan kebijakan yang ramah bagi perusahaan rintisan, memperkuat kepastian ekosistem, serta mendorong program dan kemitraan regional yang lebih berdampak.
Sebagai ASEAN Chair pada tahun 2025, kepemimpinan Malaysia di bawah program ASEAN Technology Startup Ignite mengisyaratkan langkah strategis untuk menempatkan posisi negara ini sebagai pusat inovasi regional.
Implementasi multifase meliputi:












