“Adelaide sudah dikenal lama sebagai salah satu kota tujuan popular. Dalam upaya mengantisipasi permintaan dari pelancong, pebisnis, dan VFR (Visit Family and Relative), Malindo Air akan menambah frekuensi terbang dalam waktu dekat. Langkah ini juga dapat menjawab permintaan traveling dari Kuala Lumpur, Denpasar ke Adelaide, begitu juga sebaliknya,” tamba Chandran.
Lebih lanjut menurut Chandran, pihaknya akan mengeksplorasi pasar dan memberikan layanan terbaik.
“Dengan ini, kami mengharapkan bisa membantu meningkatkan lalu lintas penumpang serta mempromosikan sektor pariwisata,” imbuhnya.
“Kami sangat senang menyambut Malindo Air terbang ke Adelaide. Malindo Air menawarkan layanan lengkap dengan menghubungkan Bali dan Kuala Lumpur. Rute ini menjadi alternatif terbaik serta memberikan konektivitas domestik di Indonesia yang dapat dilanjutkan perjalanan menggunakan Batik Air, Lion Air dan Wings Air,” terang Adelaide Airport Managing Director, Mark Young.
Malindo Air juga akan menjadi maskapai pertama yang menawarkan layanan terbang secara langsung di segmen kelas bisnis antara Adelaide dan Bali.
“Layanan terbaru Malindo Air mampu menghadirkan lebih banyak pilihan bagi penumpang Australia Selatan ketika menuju ke dua kota favorit. Selain itu, dapat menciptakan peluang guna menarik minat pengunjung dari Asia Tenggara ke kota kami dan tempat-tempat wisata lokal,” pungkas Mark.














