Soleh menuturkan saat peristiwa pencurian berlangsung sebenarnya ada pegawainya yang tidur di ruko lantai dua.
Pegawainya itupun baru mengetahui jika toko tersebut dibobol setelah diberitahu rekannya yang pertama datang ke toko.
“Sudah pasti sedih, marah, campur aduk rasanya semua kemudian yang hilang sekitar 120 unit laptop dan uang tunai senilai Rp32.000.000 kemudian kamera untuk konten Soni Alfa 7S, drone dua unit kemudian total kerugiannya kurang lebih 500 jutaan,” ujarnya.
Atas kejadian itu, para karyawannya kemudian memviralkan peristiwa pencurian yang dia alami ke media sosial. Hingga akhirnya penyidik Sat Reskrim Polres Metro Tangerang datang melalukan olah TKP.
“Satu jam kemudian polisi datang dan sosial media juga kita sudah banyak yang berkomentar banyak yang meneruskan banyak yang ngeshare di situ mulai olah TKP polisi, cek sidik jari kemudian mengambil data dari USB di CCTV,” terang dia.
Atas peristiwa itu Solehudin mengaku sudah membuat laporan Polisi ke Polres Metro Tangerang.
Soleh berharap penyelidikan Polisi dapat membuahkan hasil yang maksimal dan seluruh barang yang tercuri dari tokonya bisa kembali.
“Sampai saat ini masih menunggu hasil dari pemeriksaan Polres kota Tangerang seperti itu. Untuk yang terekam CCTV ada 5 pelaku dengan mengendarai Toyota Calya,” ujarnya.













