Sementara itu, Direktur Kepatuhan Mandiri Inhealth, Marihot H. Tambunan dalam pemaparan kuliah umum menyampaikan literasi keuangan harus dimulai sedini mungkin termasuk sejak kuliah, karena aspek keuangan tidak terlepas dari setiap kehidupan kita.
“Sejak kecil, remaja, mahasiswa, bekerja, berkeluarga dan memiliki anak hingga pensiun dan hari tua memerlukan pemahaman yang baik dan mendalam untuk mencapai tujuan keuangan, sehingga terhindar dari risiko atau permasalahan keuangan. Mandiri Inhealth dan IFG Life secara aktif mendukung program literasi keuangan bersama OJK. Edukasi ini sangat penting dalam upaya mendorong generasi muda secara khusus Mahasiswa IT Del agar dapat merencanakan keuangannya dan tidak terjerat dengan produk-produk keuangan yang ilegal dan yang tidak sesuai dengan kebutuhannya,” ungkapnya.
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko IFG Life, Eli Wijanti, turut menyampaikan bahwa literasi keuangan merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran akan perlindungan finansial, terutama dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan yang tidak terduga.
“Risiko adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan dan sering kali datang tanpa diduga. Namun, kita dapat mempersiapkan diri melalui perencanaan keuangan yang matang. Dengan memahami bahwa setiap potensi kerugian dapat dikelola secara finansial, kita dapat merancang masa depan yang lebih aman dan terencana, terutama bagi keluarga yang kita sayangi,” ujarnya.














