Ironisnya, hingga kini keluarga kecil di Wae Solong itu belum tersentuh bantuan rumah layak huni maupun program pemberdayaan ekonomi. Di balik data dan laporan, masih ada wajah-wajah seperti Martina yang bertahan dalam sunyi, menunggu perhatian yang belum juga datang.

Martina hanya berharap ada uluran tangan dari pemerintah daerah, lembaga sosial, maupun orang-orang baik, agar suaminya bisa mendapatkan perawatan yang layak, rumahnya tak lagi bocor saat hujan, dan cucu-cucunya dapat terus menggapai masa depan melalui pendidikan.
Di bawah atap bocor itu, Martina terus berdiri. Bukan karena ia kuat sepenuhnya, melainkan karena ia tak punya pilihan selain bertahan.












