JAKARTA-Kehidupan ekonomi masyarakat yang semakin sulit akhir-akhir ini. Masyarakat sering mengeluhkan naiknya harga-harga bahan pokok. Ditambah lagi turunnya daya beli masyarakat. “Jadi menyebabkan sulitnya mendapat pekerjaan, dan meningkatnya angka pengangguran.
Kondisi ini bukanlah isu semata,” kata Bakal calon gubernur Jawa Tengah, Marwan Jafar kepada wartawan dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat (2/6/2017).
Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini mengaku kerap mendapat keluhan langsung dari masyarakat setiap kali turun ke tengah-tengah masyarakat di jawa tengah, terutama di bulan puasa dan menjelang lebaran. “Keluhan masyarakat ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama, kondisi seperti ini harus segera dihentikan dan disudahi,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, di awal tahun 2017, pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL) pelanggan 900 volt sebesar123,4 persen secara berkala. Juga menaikkan harga BBM nonsubsidi sebesar Rp 300. Sebelumnya pemerintah juga telah menaikkan tarif pengurusan surat-surat kendaraan bermotor sebesar 2-3 kali lipat.
Menurut Marwan pemerintah harus secepatnya memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat. Jika tidak dikhawatirkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin menurun. Bahkan bukan hanya pemerintah saja yang terkena imbasnya, peran partai politik sebagai pilar demokrasi juga akan mendapatkan imbasnya dari masyarakat. “Ini bisa berbahaya. Jangan karena masyarakat alami kesulitan ekonomi, mereka jadi tidak percaya lagi dengan lembaga manapun,” katanya.














