“Ketika PKS bergabung ke KMP, juga tidak semua elit, kader dan konstituen setuju dengan keputusan itu. Tinggal dilihat saja, massa nya lebih banyak yang mana,” paparnya.
Sementara itu Presiden PKS, Sohibul Iman beberapa kali mengisyaratkan arah kepindahan koalisi PKS.
Paling tidak ada 3 hal yang bisa dicatat. Pertama terkait isu
“Papa Minta Saham” dimana PKS tidak mendukung keputusan KMP membela Setya Novanto.
Presiden PKS, Sohibul Iman beberapa kali mengungkapkan isu pergantian Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang dikenal vokal terhadap pemerintah dan membela Setya Novanto.
Selain itu kedatangan Presiden PKS dengan beberapa pengurus PKS ke Istana pun menguatkan spekulasi pindahnya PKS dari KMP ke KIH.
Bahkan belakangan isu pergantian Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua DPR pun semakin deras.
Meski Sohibul sempat mengatakan saat ini posisi Fahri Hamzah masih tetap di pimpinan DPR RI dan belum ada perubahan atau rotasi kader.
Isu ini bertambah kuat karena dalam kaitan laporan mantan anggota MKD, Akbar Faisal, sikap Sohibul justru tidak membela Fahri sehbagai kader. **aec













