Masa penawaran umum obligasi diagendakan berlangsung pada 19 dan 20 Februari 2025, penjatahan pada 21 Februari 2025, pendistribusian obligasi secara elektronik (Tanggal Emisi) pada 25 Februari 2025 dan pencatatan surat utang di Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan bisa terlaksana pada 26 Februari 2025.
Rencananya, sebesar Rp750 miliar dana hasil penawaran umum obligasi —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk membayar kewajiban MDKA terkait pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan IV Tahap V-2024 Seri A yang jatuh tempo pada 2 Maret 2025. Sementara itu, sisanya akan digunakan untuk melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan III-Tahap I-2022 Seri B yang jatuh tempo pada 8 Maret 2025.















