Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi Efek pada pelaksanaan IPO ini adalah PT Mandiri Sekuritas, PT CLSA Sekuritas Indonesia, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT Sucor Sekuritas.
Lebih lanjut Tigor mengatakan, pencatatan SUPA di BEI membuka babak baru dalam perjalanan Superbank.
Sejak awal, kami membangun Superbank dengan keyakinan bahwa kekuatan ekosistem digital dapat menjadi pendorong utama dalam menghadirkan layanan keuangan yang lebih inklusif,” ucapnya.
Menurut dia, dengan dukungan pemegang saham dan mitra ekosistem yang kuat, SUPA semakin siap memperluas akses kredit, mempercepat inovasi produk dan menghadirkan layanan finansial yang aman dan relevan bagi masyarakat.
Rencananya, sebesar 70 persen dari dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka penyaluran kredit SUPA, sedangkan sisanya untuk belanja modal yang dilakukan secara bertahap mulai dari tahun 2026 hingga lima tahun ke depan.













