JAKARTA –PT United Tractors Tbk (UNTR) selama enam bulan pertama tahun ini, hanya membukukan laba bersih Rp8,13 triliun atau melorot 14,69 persen (year-on-year), sehingga turut menekan net profit PT Astra International Tbk (ASII) di 1H25 secara konsolidasian.
Berdasarkan laporan keuangan UNTR untuk periode berakhir 30 Juni 2025 yang dikutip Kamis (31/7), anak usaha ASII ini mencatatkan pendapatan Rp68,53 triliun atau meningkat 6,23 persen dibandingkan Semester I-2024 yang senilai Rp64,51 triliun.
Di tengah pertumbuhan omzet sebesar 6,23 persen tersebut, beban pokok pendapatan UNTR di 1H25 justru membengkak 12,7 persen (y-o-y) menjadi Rp53,7 triliun.
Dengan demikian, laba bruto di paruh pertama tahun ini tersungkur 12,09 persen (y-o-y) menjadi Rp14,83 triliun.
Pada paruh pertama tahun ini, laba sebelum pajak penghasilan yang dicatatkan United Tractors senilai Rp11,01 triliun atau mengalami penurunan hingga 13,37 persen dibandingkan dengan Semester I-2024 yang mencapai Rp12,71 triliun.
Dengan adanya beban pajak penghasilan di Semester I-2025 yang sebesar Rp2,64 triliun, maka laba periode berjalan yang dicatatkan UNTR menjadi Rp8,37 triliun.
Adapun besaran laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 1H25 senilai Rp8,13 triliun atau melorot 14,69 persen dibandingkan laba bersih 1H24 sebesar Rp9,53 triliun.














