JAKARTA – Jumlah kas dan setara kas milik PT Adhi Karya (Persero) Tbk hingga akhir Semester I-2025, tersisa Rp1,48 triliun atau melorot 33,93 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang mencapai Rp2,24 triliun.
Berdasarkan neraca ADHI untuk periode berakhir 30 Juni 2025 yang dikutip Rabu (23/7), emiten konstruksi BUMN ini mencatatkan jumlah ekuitas Rp9,69 triliun atau bertumbuh tipis 0,21 persen dibandingkan per akhir Desember 2024 yang sebesar Rp9,67 triliun.
Sementara itu, total liabilitas hingga akhir Semester I-2025 tercatat Rp24,69 triliun atau bisa ditekan 2,68 persen (year-to-date), namun masih didominasi kewajiban jangka pendek yang sebesar Rp19,19 triliun.
Dengan demikian, total aset ADHI per 30 Juni 2025 tercatat Rp34,38 triliun atau menurun 1,88 persen (y-t-d), dengan jumlah kas dan setara kas Rp1,48 triliun atau melorot 33,93 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp2,24 triliun.
Apabila mengacu pada cash flow ADHI di periode Januari-Juni 2025, penurunan kas tersebut dipengaruhi oleh adanya arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp181,36 miliar.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan periode Januari-Juni 2024 yang mampu memperoleh arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp1,07 triliun.














