Beritamoneter, Jakarta-Holding Company Synergy Partner Prima semakin memperkuat perannya sebagai jembatan bisnis antara Indonesia dan Bahrain dengan fokus promosi komoditas unggulan tanah air.
Dalam rangkaian acara “Bahrain, Pearl In The Middle East” yang digelar di Perpustakaan Jakarta pada 19 Oktober 2025, Synergy Partner Prima menegaskan komitmennya membawa rempah-rempah dan produk khas Indonesia masuk ke pasar Bahrain yang menjanjikan.
Komoditas berupa pala, lada, cengkeh, kapulaga, kopi, dan minyak atsiri yang selama ini menjadi kebanggaan Indonesia mendapat tempat istimewa di forum tersebut.
Presiden Direktur Synergy Partner Prima, Revie Fayanti, menyampaikan optimisme tinggi bahwa Bahrain merupakan gerbang strategis untuk memperluas jangkauan ekspor Indonesia ke kawasan Timur Tengah.
“Bahrain adalah mutiara di Timur Tengah yang sangat potensial. Produk rempah dan kopi kita memiliki kualitas yang world class, dan dengan jaringan serta dukungan sinergi yang kuat, kami yakin mampu membuka peluang pasar baru di sana,” ujar Revie.
Lebih dari sekadar mempromosikan produk, Synergy Partner Prima juga menghadirkan solusi supply chain management yang komprehensif untuk menjamin pengiriman barang berjalan lancar dan efisien.














