ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Nasional Opini

Menakar Koalisi PDIP-Gerindra, Mungkinkah?

Berita Moneter Reporter : Berita Moneter
19 Apr 2024, 8 : 55 PM
3k 126
0
karikatur kontan.co.id

karikatur kontan.co.id

3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

BacaJuga :

Antara Persatuan dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Demokrasi Kita: Mimpi yang Belum Sempurna

Oleh: Saiful Huda Ems

Jika Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) 22 April 2024 nantinya tidak dapat merubah keadaan, dimana Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 harusnya Dua Putaran dan Prabowo atau setidaknya Gibran harusnya didiskualifikasi, maka Prabowo Subianto akan menjadi Presiden di tengah hutan (IKN) dan Gibran Rakabuming Raka akan menjadi Wakil Presiden di Istana Kepresidenan di Jakarta yang lebih berkuasa dari Presiden Prabowo sendiri.

Usia Prabowo yang makin menua akan semakin melemah, sedangkan Partai Gerindranya sendiri sudah berhasil dilemahkan oleh Jokowi menjadi partai yang perolehan suaranya berada dibawah PDI Perjuangan dan GOLKAR.

Prabowo yang sudah hafal benar bagaimana politisi-politisi pendukung utamanya memiliki banyak riwayat penghianatan, tidak akan bersedia mau bekerjasama secara serius dengan Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, Yusril Ihza Mahendra, Anies Matta/Fahri Hamzah.

Jika Prabowo bekerjasama dengan Airlangga itu nantinya sama halnya akan memperkuat kekuatan politik Jokowi yang sudah lama diprediksi banyak orang mengincar menjadi Ketua Umum GOLKAR, sedangkan jika bekerjasama secara serius dengan Zulkifli Hasan (PAN), Prabowo akan banyak dirugikan sebab Zulkifli Hasan sudah sangat terkenal sebagai Raja Lompat, yang partainya tidak seberapa besar tapi sangat lihai melobi dan memanfaatkan keadaan.

Dan bila Prabowo bekerjasama secara serius dengan Yusril (PBB) dan Anies Matta (Partai GELORA) itu tidak akan mendapatkan keuntungan apa-apa, sebab kedua-duanya partai gurem dan hanya besar di omongannya saja.

Untuk bekerjasama dengan PSI ya sangat tidak mungkin, soalnya Ketua Umumnya (Kaesang Pangarep) masih bocil dan masih terus berlatih pidato.

Apalagi setelah usaha penggelembungan suaranya sudah ketahuan hingga partainya tak lolos ke Senayan.

Sedangkan kalau bekerjasama dengan NASDEM, Prabowo tentu sudah sangat tau Surya Paloh itu siapa, kepentingannya apa.

Prabowo pasti cemas. Lalu kalau kerjasama dengan PKS, Prabowo juga tentu akan berpikir berulang-ulang, khawatir para pendukungnya akan kabur.

Prabowo akan nyaris sendirian dan merasa kesepian, karena itu tidak akan ada pilihan politik lain lagi bagi Prabowo kecuali harus mengingat siapa sosok negarawan yang pernah menganjurkannya balik pulang ke tanah air setelah pelariannya beberapa tahun di Yordania.

Prabowo pastinya akan mengingat siapa Putri Proklamator yang pernah memberinya Karpet Merah dan kembali hidup terhormat di tengah rakyat yang dahulunya melaknatnya.

Ya, dialah Ibu Megawati Soekarno Putri, pejuang perempuan tangguh dan bijaksana yang sering disalah pahami banyak orang.

Dengan merapatnya Prabowo Subianto pada Ibu Megawati, kekuatan Jokowi Perusak Demokrasi akan tersingkir, dan Prabowo akan leluasa menebus dosa-dosa politik dan kemanusiaan masa lalunya dengan menata kembali Indonesia yang sudah “cacat” di mata dunia.

Kerjasama GERINDRA dan PDI Perjuangan akan dapat mengangkat kembali derajat dan martabat kaum marginal, yang semasa Pemerintahan Jokowi kerap dipermalukan dengan mengejar-ngejar Bansos dan Kaos yang dilempar-lemparkan presiden dari mobilnya hingga banyak yang berjatuhan.

Pertanyaannya kemudian, jika saja PDI Perjuangan nantinya mau dirangkul GERINDRA, lantas siapa yang akan tampil menjadi kekuatan kelompok kritis di negeri ini?

Siapa nanti partai yang mau pasang badan untuk memberikan kritikan-kritikan tajam pada kebijakan pemerintahan yang merugikan rakyatnya?

Mungkin karena dilematisnya persoalan ini, kemudian Hasto Kristiyanto (Sekjen PDI Perjuangan) sampai harus memberikan pernyataan, bahwa PDI Perjuangan saat ini masih memilih untuk berangkulan dengan rakyat.

PDI Perjuangan memang partai yang terkenal lebih mengedepankan visi juangnya, tidak seperti Pak Presiden yang lebih mengedepankan keluarga dan gerombolannya.

Semoga PDI Perjuangan segera menemukan solusi.

Penulis adalah Lawyer dan Pengamat Politik di Jakarta

Scroll untuk lanjutkan membaca.
Tags: gerindra pdipKoalisisaiful huda ems
Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

JASS Bagi Dividen Rp 378/Saham, CASS Kebagian Rp 97,6 Miliar

Berita Selanjutnya

Kuartal I-2024, DMAS Raih Penjualan Pemasaran Rp560 Miliar

Berita Terkait

Antara Persatuan dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Opini

Antara Persatuan dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

10 Jan 2026, 10 : 16 PM
Menata Pemilu dan Menimbang Perubahan Konstitusi
Nasional

Demokrasi Kita: Mimpi yang Belum Sempurna

6 Jan 2026, 9 : 17 PM
Kritik Terbuka untuk Kadis Very Awales
Nasional

Buta Tugas di Tengah Krisis Literasi: Kritik Terbuka untuk Kadis Very Awales

4 Jan 2026, 1 : 11 PM
Polisi Bunuh Diri Meningkat Tiga Kali Lipat
Nasional

Catatan Akhir Tahun 2025 IPW (Bagian II)

31 Des 2025, 8 : 09 PM
Polisi Bunuh Diri Meningkat Tiga Kali Lipat
Nasional

Catatan Akhir Tahun IPW 2025 (Bagian I)

31 Des 2025, 7 : 55 PM
Hasto Tersangka, TPDI: KPK Menjadi Alat Politik   
Nasional

SP3, Bukti KPK  Dirusak Oleh Internal

29 Des 2025, 3 : 34 PM
Berita Selanjutnya
penjualan lahan industri masih menjadi tulang punggung pencapaian marketing sales hingga akhir Kuartal III-2021.

Kuartal I-2024, DMAS Raih Penjualan Pemasaran Rp560 Miliar

Implementasi IA-CEPA, Produk Pertanian Indonesia Didorong Masuk Pasar Australia

Implementasi IA-CEPA, Produk Pertanian Indonesia Didorong Masuk Pasar Australia

Menkumham: Bisnis dan HAM Penting Untuk Daya Saing Produk Indonesia

Menkumham: Bisnis dan HAM Penting Untuk Daya Saing Produk Indonesia

Berita Populer

  • DNIKS Minta Presiden Prabowo Prioritaskan Program Kesejahteraan Sosial Pada 2026

    DNIKS Minta Presiden Prabowo Prioritaskan Program Kesejahteraan Sosial Pada 2026

    3268 shares
    Share 1307 Tweet 817
  • Tambah Investasi, Bos SOLA Serok 250.000 Saham Perseroan di Harga Rp121 per Unit

    3251 shares
    Share 1300 Tweet 813
  • Atlantis Subsea Indonesia (ATLA) Raih Kontrak Proyek Inspeksi Pipa Gas Bawah Laut Rp16 Miliar

    3256 shares
    Share 1302 Tweet 814
  • Karya Permata Inovasi Indonesia Divestasi 8,07% Saham Diamond Citra (DADA) Senilai Rp40,2 Miliar

    3249 shares
    Share 1300 Tweet 812
  • Triniti Dinamik (TRUE) Gelar Private Placement 10% Saham dari Modal Disetor

    3244 shares
    Share 1298 Tweet 811

Opini

BBTN Siapkan Kas Rp39,44 Triliun

BTN Bayar Bunga ke-34 Obligasi III/2017 Seri D Rp30,83 Miliar

15 Jan 2026, 1 : 41 PM
Awal Perdagangan, IHSG Naik Kembali Tembus Level 7.000

IHSG Sesi I Naik 0,2% ke 9.046,830 Berkat Saham BBCA, BBRI, BMRI, BBNI dan RAJA

15 Jan 2026, 1 : 17 PM
Ultrajaya Milk Bukukan Laba Rp603,81 Miliar di Semester I 2025, Turun 20,04%

Komisaris Ultra Jaya (ULTJ) Borong Saham Perseroan Senilai Rp2,2 Miliar

15 Jan 2026, 10 : 18 AM
Bantah Laporan FTSE Russell, BREN Klaim Saham Free Float Capai 11,66%

Diungkit Saham BBCA, BBRI, RAJA dan ANTM, IHSG Pagi Ini Naik 0,45% ke 9.073,22

15 Jan 2026, 10 : 05 AM
Hingga Maret, APBN 2024 Surplus Rp 8,1 Triliun

Direktur Utama GULA Divestasi 1,87% Lembar Saham Perseroan Senilai Rp6,24 Miliar

15 Jan 2026, 9 : 06 AM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.