Kedua, membentuk kelompok-kelompok dalam sebuah wadah Hansip di setiap RT. Tugasnya, memonitor dan melakukan ronda secara teratur dan bergiliran pada jam-jam yang potensial kemungkinan terjadi kejahatan sesuai karakter wilayah RT setempat. Sebab, bisa saja kejahatan terjadi pada malam dan atau siang hari.
Yang tak kalah pentingnya, Hansip melakukan komunikasi dan koordinasi dengan aparat Polsek setempat. Karena itu, Hansip sangat strategis mencegah kemungkinan terjadi tindak kejahatan sebagai salah satu upaya memolisikan masyarakat. Artinya, adanya kesadaran dan perilaku dari setiap warga masyarakat berperan aktif penjaga keamanan dan melakukan tertib hukum.
Dengan terbentuknya Hansip dan melakukan tugas ronda pengamanan akan membantu kepolisian melakukan tugas lebih efektif dalam penegakan hukum terkait dugaan pelaku kejahatan.
Penulis adalah Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner di Jakarta













