DENPASAR – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bali untuk aktif memanfaatkan Program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) yang diinisiasi Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Menurutnya, program ini akan memaksimalkan potensi ekspor produk-produk unggulan UMKM di Bali.
Ajakan ini disampaikan Mendag Busan dalam dialog bersama 30 pelaku UMKM di Denpasar, Bali, Selasa, (29/7).
UMKM yang hadir merupakan binaan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HPPI), Indonesia Design Development Center (IDDC), dan Export Center Surabaya.
Turut mendampingi Mendag Busan, yaitu Sekretaris Jenderal Kemendag Isy Karim, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi, dan Inspektur Jenderal Kemendag Putu Jayan Danu Putra.
“Produk UMKM Bali sangat berpotensi ekspor. Untuk semakin meningkatkan daya saing produk-produk potensial asal Bali ini, kita perlu memperkuat standardisasi, peningkatan kualitas, pengemasan yang baik, dan manajemen yang siap ekspor. Program UMKM BISA Ekspor menawarkan kesempatan peningkatan kapasitas tersebut dan kami berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkannya,” ujar Mendag Busan.














