BEKASI,BERITAMONETER.COM –Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santosomelepas ekspor empat kontainer susu bubuk dan susu kental manis produksi PT Frisian Flag Indonesia (FFI) ke Filipina dan Malaysia senilai Rp1,7 miliar.
Menurutnya, ekspor ini menjadi bukti nyata peran strategis industri makanan dan minuman (mamin) dalam ekspor nonmigas Indonesia.
Sektor peternakan yang menjadi penopang juga sukses meningkatkan daya saing produk olahan susu Indonesia di pasar regional.
Untuk itu, Mendag Busan mengapresiasi kinerja ekspor PT FFI yang mencerminkan kemampuan industri dalam negeri memenuhi standar mutu dan keamanan pangan internasional.
Upaya ini turut meningkatkan reputasi Indonesia sebagai pemasok produk susu berkualitas.
Mendag Busan juga optimis terhadap target ekspor produk susu PT FFI.
Ia berharap, Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (Indonesia-EU CEPA) dapat mendorong penetrasi produk susu Indonesia ke wilayah Eropa.
“PT FFI memiliki target ekspor pada 2025 sebesar Rp2,1 triliun dan diproyeksikan naik menjadi Rp2,2 triliun pada 2026. Kami akan terus mengembangkan pasar ekspor produk susu ini. Dengan adanya Indonesia-EU CEPA, kami harap produk susu Indonesia bisa masuk ke negara-negara Eropa,” kata Mendag Busan di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa, (30/9).















