Presiden Direktur PT FFI Gustavo Hildenbrand mengatakan, PT FFI memainkan peranan penting di ekosistem susu Indonesia mulai dari pengembangan di hulu hingga hilir.
Selain itu, Gustavo melihat program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi manfaat bagi siswa-siswa sekolah dan mendorong pentingnya susu bagi pemenuhan nutrisi.
“Kami sendiri bangga dengan inisiatif tersebut. Sebelum Program MBG dimulai, kami melakukan proyek rintisan untuk mendukung anak-anak di komunitas kawasan pabrik. Kami yakin perkembangan nyata dimulai dari kolaborasi swasta dengan pemerintah,” ujar Gustavo.
Pabrik PT FFI di Cikarang yang diresmikan pada 2024 merupakan investasi terbesar Friesland Campina, perusahaan induk dari PT FFI, di seluruh dunia dengan nilai mencapai Rp3,8 triliun.
Berdiri di atas lahan seluas 25,4 hektare, pabrik ini mampu memproduksi 400.000 kilogram susu segar per hari dan sekitar 700 juta kilogram produk susu per tahun.
Jumlah produksi ini tetap didukung kontribusi susu segar dari 30.000 mitra peternak sapi perah rakyat dari 22 koperasi.
Pada 2024, nilai ekspor nasional produk susu (HS 1901.90.31) mencapai USD 58,99 juta dengan tren pertumbuhan ekspor hingga 595,43 persen dalam lima tahun terakhir (2020—2024).















