SUKABUMI-Komoditi bawang putih boleh dibilang cukup strategis. Karena itu, persediaan bawang putih harus cukup untuk kebutuhan hingga beberapa waktu ke depan. Artinya tidak perlu mengimpor dari berbagai negara penghasil bawang putih.
“Impor juga belum mau berjalan bagaimana, persediaan bawang putih cukup banyak di gudang,” kata Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita saat kunjungan kerja sekaligus memantau ketersediaan dan harga kebutuhan pokok masyarakat di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa, (9/4/2019)
Menurutnya, pihaknya juga sudah memeriksa sejumlah gudang milik importir dan menginstruksikan persediaan bawang putih tersebut untuk segera didistribusikan ke seluruh pasar di Indonesia. Jika tidak dilakukan, akan disegel karena bisa dituduh sebagai aksi penimbunan.
Bahkan, katanya, pihaknya tidak main-main dengan para importir yang tidak segera mendistribusikan barang khususnya bawang putih seperti dengan cara melakukan penyegelan gudang-gudang penyimpanan komoditas tersebut.
Ia mengatakan, persediaan bawang di gudang importir cukup bahkan lebih dari cukup sehingga saat ini tinggal menunggu kelengkapan administrasinya agar persediaan bawang putih itu segera didistribusikan dan Kemendag tidak akan melakukan impor.













