Selain itu, Mendagri menyoroti pentingnya penguatan sektor UMKM dan hilirisasi pertanian, perkebunan, serta perikanan agar Indonesia tidak terus bergantung pada ekspor bahan mentah.
Ia mencontohkan Provinsi Kepulauan Riau yang sukses menjalin kerja sama ekspor produk pangan ke Singapura sebagai langkah nyata meningkatkan PAD dan membuka lapangan kerja.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat produktivitas di daerah, Mendagri mengusulkan pembentukan “Productivity Award” bagi Pemda yang berprestasi dalam meningkatkan produktivitas ekonomi dan tata kelola pemerintahan.
Penghargaan tersebut direncanakan akan disertai dengan insentif keuangan khusus bagi daerah berprestasi.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi pemacu bagi seluruh Pemda untuk terus berinovasi dan memperkuat daya saing daerah.
Turut hadir dalam kegiatan peluncuran dokumen tersebut Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Sekretaris Jenderal Asian Productivity Organization Indra Pradana Singawinata, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.














