“Beda karena Asabri itu asuransi sosial bukan asuransi privat. Jadi tidak bisa, dalam konteks B2B agak sulit,” katanya.
Di sisi lain, Kartika mengatakan belum mengetahui strategi yang akan diterapkan untuk menyelesaikan kasus Asabri sebab masih dalam proses penelitian bersama Menkopolhukam Mahfud MD.
“Belum tahu, baru mau kami teliti dulu kejadiannya seperti apa dan lossnya seperti apa. Nanti kami lihat dengan Pak Menkopolhukam,” katanya.
Kartika mengatakan Kementerian BUMN akan berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD melalui pertemuan yang akan dilakukan pada akhir pekan ini.
“Dipanggil Menteri Polhukam dulu. Belum tahu, akhir minggu ini mungkin,” ujarnya.












