Dia melanjutkan, prosesi Semana Santa ini pun terinspirasi dari Alkitab.
Hal ini tergambarkan pada berbagai perlengkapan atau ornamento yang turut diarak dalam proses Jumat Agung, diambil dari kitab suci seperti ukiran buah-buahan dari kayu melambangkan kejatuhan Adam dan Hawa yang tergoda untuk mencoba buah pengetahuan.
Contoh lainnya adalah tangan kayu yang disebut Tangan Diabo (setan) yang melukiskan tangan-tangan prajurit Romawi yang menganiayai Yesus.
Karena itu, dia berpesan kepada para peziarah dan juga umat Katolik di Larantuka, agar ketika mengikuti seluruh proses Semana Santa, dari awal hingga Minggu Paskah, mengalami pembaharuan dalam kehidupan imannya.
Dalam kesempatan yang sama, Romo Festo, begitu ia biasa disapa menyatakan bahwa, akomodasi penginapan merupakan persoalan pelik yang sukar dipecahkan oleh Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), guna menampung ribuan peziarah datang setiap tahun untuk mengikuti perayaan budaya bernafaskan Katolik itu.
Karena itu, sudah saatnya umat Katolik di Larantuka memberikan kesempatan bagi para peziarah untuk menumpang di rumah mereka.