“Kendala dalam pengadopsian teknologi memang selalu ada karena menjadi bagian dari proses perubahan. Seminar ini diharapkan mampu memberikan gambaran tentang perkembangan TIK dalam penerapan SPBE serta software open source sebagai solusi alternatif yang murah biaya,” kata I Made Wiryana, Dosen Universitas Gunadarma.
Ditambahkannya, kehadiran PP Nomor 95 tahun 2018 patut diapresiasi, lantaran dapat membantu mengurangi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) berkat penerapan sistem pelayanan berbasis elektronik. Dibandingkan software komersial, software berbasis Open Source menjadi alternatif menarik dalam penerapan SPBE.
“Pasar Indonesia kini lebih membuka diri terhadap platform dan solusi database open source dalam perusahaan yang merupakan peluang seperti PostgreSQL,” ujar Julyanto Sutandang, CEO PT. Equnix Business Solutions.
Pengoptimalan PostgreSQL juga memungkinkannya menangani data berukuran masif (Big Data) dari SPBE saat melayani masyarakat publik. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mendongkrak performa PosgtreSQL adalah penggunaan Graphic Processing Unit (GPU) untuk memproses data hingga skala kapasitas terabyte.
“Banyak yang menganggap itu tugas Hadoop, bukan RDBMS, namun evolusi hardware memungkinkannya memproses data dengan kecepatan hingga 10 Giga perdetik,” paparnya. (Raja Tama)












