“Penguatan UNVR saat ini sudah maksimal,” tegas Nafan.
Bahkan, berdasarkan analis yang dilakukan oleh Tim Riset PT MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini, harga UNVR telah melampaui target price 5.130.
Dengan demikian, saat ini UNVR sedang menghadapi resistance di level 5.250. Sebelumnya, MNC Sekuritas menetapkan target stoploss di level 4.770.
Sementara itu, menurut analis PT NH Korindo Sekuritas Indonesia, Cindy Alicia, UNVR yang saat ini memiliki rating trading ‘Buy’, harganya bisa mencapai level 5.700 hingga akhir tahun ini.
Peningkatan harga secara signifikan juga dialami oleh ARTO, yang hingga penutupan sesi pertama tercatat melesat hingga 15,82 persen ke level 5.675.
Jumlah nilai transaksi dalam setengah hari perdagangan sudah mencapai Rp268,25 miliar, frekuensi transaksi sebanyak 18.063 kali dan volume transaksi tercatat 51,13 juta saham.
Harga saham sempat menyentuh level 5.750 atau setara dengan kenaikan 17,35 persen dibanding penutupan kemarin.
Harga saham ARTO sempat terperosok ke level terendah 4.380, ketika ditransmisikan pada perdagangan kemarin (18/10), meski pagi ini berbalik menguat tajam.
Lebih lanjut Nafan menyebutkan, lonjakan harga ARTO di sesi pertama juga menjadi batas optimal kenaikan untuk perdagangan hari ini.













